Blogroll

Wednesday, 22 October 2014

Macro Photografhy


Fotografi makro adalah fotografi dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar optik seperti mikroskopFotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1 yaitu besar gambar yang dihasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya. Sebagai contoh, pada film 35 mm, lensa harus dapat fokus pada area sekecil 24×36 mm, yaitu ukuran gambar pada film.
Untuk fotografi makro, lensa makro adalah pilihan yang tepat. Lensa tipe ini biasanya memiliki perbesaran 1:1 atau bahkan lebih. Namun sayang, lensa makro identik dengan harga yang mahal. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan alternatif lain seperti menggunakan extension tube, reverse ring atau filter close up. Berikut adalah cara cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan foto makro dengan biaya yang murah.
Cara pertama adalah dengan Filter close up.Filter close up adalah filter yang dipasang di depan lensa (seperti filter biasa) yang fungsinya seperti kaca pembesar yhang berguna untuk mendapatkan pembesaran fokus yang diinginkan. Dengan cara ini walaupun tidak memiliki lensa makro, dengan lensa kit biasa juga sudah bisa digunakan untukfoto makro.
Cara kedua adalah menggunakan reverse ring. Sebenarnya cara kerjanya reverse ring ini sama dengan membalik lensa agar bisa digunakan untuk foto makro. Reverse ring hanya sebuah alat bantu yang funsingnya untuk menyatukan badan kamera dengan lensa yang dibalik.
Cara ketiga adalah dengan makro extention tube. Extention tube ini berbentuk seperti pipa yang dipasang di antara badan kamera dengan lensa. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jarak fokus yang lebih dekat agar bisa fokus untuk memotret benda yang kecil.

karya : Muhammad Reza Velayani
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi_makro

Friday, 17 October 2014

LANDSCAPE


Asal muasal kata Landscape didalam pengertian bahasa inggris modern lebih cenderung mengandung pengertian didalam Ilmu Bumi/Geologi,mempunyai arti;Hasil akhir dari bentuk potongan topografi.
        Harusnya kita sebagai arsitek lansekap menggunakan kata ini dengan hati-hati, kata ini membawa banyak interprestasi didalam lembaran sejarah ke-arsitekturan lansekap.
        Didalam bahasa inggris tua dan ke-sinoniman batasan kata “landscape” mempunyai arti Wilayah/Region, sekitar Abad 17 Kata ini menjadi batasan dalam Ruang lingkup Lukisan, mengandung pengertian tentang menerangkan suatu pandangan yang ideal dari suatu kawasan, Kemudian Abad 18 kata ini memasuki Ruang Lingkup Perancang ( designer) dan Abad 19 kata ini di adopsi oleh Ahli Ilmu Bumi( geographical).
        Jadi sebelum kata ini digunakan sebagai gelar dari profesi , kata ini mengandung banyak konotasi / interprestasi didalamnya, Bila kita menyebut kata “LANSEKAP” yang terjadi didalam imajinasi kita akan mengingat tentang wilayah, kita melihat dari mata seorang pelukis, kita menyiapkan disain, kita membatasi dalam ruang lingkup geografi.
        Arsitektur lansekap adalah seni, perencanaan, perancangan, manajemen, pelestarian dan rehabilitasi lahan dan desain konstruksi buatan manusia. Ruang lingkup profesi meliputi desain arsitektur, perencanaan situs, pembangunan perumahan estate, restorasi lingkungan, perencanaan kota atau perkotaan, desain perkotaan, taman dan perencanaan rekreasi, perencanaan regional, Urbanism Landscape, dan pelestarian bersejarah. Seorang praktisi di bidang arsitektur lansekap disebut Arsitek Lansekap.

karya: Muhammad Reza Velayani



HUMAN INTEREST




Fotografi human interest (HI) adalah potret dari kehidupan seseorang yang menggambarkan suasana/mood dan menimbulkan simpati dari orang yang melihatnya. - See more at: http://www.infofotografi.com/blog/2013/12/apa-itu-foto-human-interest/#sthash.rnddoQLD.dpuf


http://www.infofotografi.com/blog/2013/12/apa-itu-foto-human-interest/

Thursday, 16 October 2014

UIN SUKA JOGJA



Technopreneur: Tantangan dan Peluang Mahasiswa Teknik Informatika di Masa Depan Jumat, 12 September 2014 13:07:36 WIB Dilihat : 124 kali Pemanfaatan teknologi dalam mempermudah aktivitas manusia di era yang serba instan ini sudah menjadi sebuah kebutuhan utama. Dengan teknologikita mampu mendongkrak usaha apapun jenisnya.Nah, kali ini Jurusan Teknik Informatika UIN Sunan Kalijaga mengadakan kegiatan kuliah umum dengan tema technopreneur yang ditujukan untuk membuka wawasan lebih jauh tentang technopreneur dan bagaimana menjadi seorang entrepreneur di bidang teknologi. Materi terdiri dari 2 sesi, yaitu 1) Soft Skill sebagai Modal Wirausahawan Sukses oleh Agus Mulyanto, M.Kom (Ketua Jurusan Teknik Informatika UIN Yogyakarta) dan 2) Sukses di bidang Technopreneurship oleh Nova Suparmanto (DirekturPT. Putra Multi Cipta Teknikindo). Dalam paparannya, Agus Mulyanto mencontohkan beberapa konsep berwirausaha dari para pakar wirausaha dunia, salah satunya Bill Gates. Nova Suparmanto dalam paparannya banyak menceritakanpengalaman-pengalamannya dalam merintis usahanya. Pada kuliah singkat ini, materi lebih ditekankan pada kesempatan bagi mahasiswa untuk berkreasi dalam bidang apapun sesuai dengan hobi/minat. Bahkan menjadi seorang pengusaha di bidang IT (teknopreneur) bisa dimulai sejak kuliah, mulai dari menjadi seorang freelancer, membangun startup dan kegiatan positif lainnya. Di akhir sesi, peserta diberi kesempatan bertanya kepada narasumber. Dan closing para narasumber dan panitia foto bersama. Semoga peserta dapat menjadi teknopreneur yang handal di masa depan setelah mendapat suntikan motivasi dari pembicara. Amin (PMCT/edit)

http://informatika.uin-suka.ac.id/index.php/page/berita/detail/46/technopreneur-tantangan-dan-peluang-mahasiswa-teknik-informatika-di-masa-depan

Tuesday, 14 October 2014

CODING C++ (Menghitung waktu Yang di tempuh)


#include<iostream>
using namespace std;
int main(){
float V,miring,A,S,T,keliling;
V=1.5;
miring=15;
A=9;
cout<<"Kecepatan= 1,5 m/s\n";
cout<<"Sisi miring= 15 m\n";
cout<<"Alas= 9 m\n";
T= sqrt(pow(miring,2)-pow(A,2));
cout<<"Tinggi segitiga = \n";
cout<<"Waktunya = ?\n";
cout<<"Tinggi = ";cout<<T<<" m \n";
keliling=miring+A+T;
S=keliling/V;
cout<<"Waktu yang di tempuh =  "<<S<<" detik\n";
system("pause");
return 0;
}

CODING C++ (untuk fungsi CHAR)

#include<iostream>
using namespace std;
int main()

{
char nama[50];
cout<<"Halo, Siapa Kamu??";<<endl;
cin>>nama;
cout<<"Halo "<<nama<<" , Semoga sehat selalu";<<endl;
system("pause");
}

CODING C++ (Menghitung Luas Lingkarang)

#include<iostream>
using namespace std;
int main ()
{
   int r,luas,keliling;
   cout<<"Menghitung Keliling&Luas Lingkaran!"<<endl;

   cout<<"Masukkan Jari-Jari Lingkaran:";
   cin>>r;

   Keliling= 2*3.14*r;
   cout<<"Keliling:"<<Keliling<<endl;
   Luas= 3.14*r*r;
   cout<<"Luas:"<<Luas<<endl;
}

Powered by Blogger.
Instagram

 

© 2013 BELAJAR LAGI. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top